Kuin Floating Market - Banjarmasin

Banjarmasin is one of two floating markets in this planet. To experience Banjarmasin you must take to the river, either by “klotok“ (river bus), or a speedboat for longer trips.

Rumpiang Bridge

Rumpiang is a small village in the Barito riverside. But, now Rumpiang is also a name for a big size bridge with 753 m length accross the Barito river. The bridge constructed to shortcut an access from Banjarmasin to Muarabahan.

Me and My Cats

I had many of cats in my home town. I grew up them cuz they were my lovely pets.

The Real World

I am The Captain of an oil tanker that travels through your veins, when you are lying half asleep in your room, unaware if it is midnight or afternoon.

Fire and Ice Collide

Reality is a lovely place but I wouldn't want to live there. From green belt balcony, the wildfires look so pretty. To the ruby redwood tree, and to the velvet climbing ivy, panited all mahogany, I'd never leave if it were up to me

Showing posts with label Life Style. Show all posts
Showing posts with label Life Style. Show all posts

08 December 2011

Sebelas Langkah Persiapan Belajar

Dalam buku yang saya baca, yang berjudul “Yes, Aku Bisa!” buku ini menjelaskan tentang bagaimana cara mengalahkan titik kelemahan yang kita miliki agar kita menjadi orang yang sukses. Buku ini juga menjelaskan tentang bagaimana car a meraih kesuksesan di dunia akademis.

Ada sebelas langkah yang dapat dipersiapkan sebelum kita belajar, yaitu adalah:
  1. Murnikan niat. Jadikan menuntut ilmu sebagai ibadah.
  2. Selalu ingat bahwa anugerah berasal dari Allah dan sebab-sebabnya berasal manusia.
  3. Hilangkanlah kata “akan” dari hidup anda, dan jangan menunda-nunda.
  4. Waspadalah dengan sugesti-sugesti yang negative, seperti, “aku gagal”, atau, “pelajaran yang sulit”.Daftar Bernomor
  5. Percayalah dengan anugerah Allah dan lakukanlah hal-hal yang dapat mendatangkan anugerah-Nya.
  6. Percayalah tentang pentingnya ilmu dan mempelajarinya.
  7. Waspadalah dengan teman yang kurang baik dan membuang-buang waktu.
  8. Aturlah buku tulis dan belajar anda.
  9. Kerjakan pekerjaan rumah dan ulagilah setiap hari.
  10. Makanlah makanan yang sehat, dan jauhi makanan instant.
  11. Jangan pernah belajar di saat merasa lelah.

01 December 2011

Desember, Saatnya Evaluasi

Tak terasa sudah memasuki bulan terakhir di tahun 2011 dimana sebentar lagi kita akan menyambut tahun baru 2012. Tepatnya sekiktar 30 hari lagi kita akan melangkah dan meninggalkan tahun 2011 ini.

Satu bulan ini saya berencana ingin membuat perencanaan-perencanaan untuk tahun yang akan datang. Ya, kita memiliki satu bulan penuh untuk membuat rencana-rencana dan harapan-harapan apa yang ingin kita capai di tahun 2012. Tak lupa pula untuk mengevaluasi program-program apa saja yang telah dilakukan di tahun telah lalu.

Sambil ditemani secangkir kopi, saya akan mengevaluasi blog saya ini dalam postingan hari ini.

Akhir-akhir ini saya lebih banyak menulis tentang pengalaman pribadi yang bersifat tertutup dan sama sekali tidak menarik untuk dibaca oleh orang lain. Mungkin hanya orang-orang tertentu saja yang suka membacanya, itupun terpaksa :D

Sebagian dari postingan yang lama juga banyak yang bukan murni dari saya atau hasil copy paste dari sumber lain, tapi asalkan tidak melupakan untuk mencantumkan sumbernya, ya sah-sah saja sih. Tapi akan lebih bagusnya jika blog itu ditulis berdasarkan apa yang ada dipikiran kita dan murni hasil dari buah pikiran kita.

Jadi, kedepannya saya harus mengubah gaya tulisan dan membuat tulisan itu lebih terbuka dengan mengikut sertakan peran lingkungan di sekitar saya. Jangan hanya pengalaman pribadi yang bersifat tertutup.

13 April 2011

Kisah Penebang Pohon

Satu hari aku memposting tentang waktu ku yang entah kemana hilangnya dan aku merasa terjabak dalam rutinitas, tiba-tiba tidak sengaja aku membaca sebuah file yang tersimpan di hardisk PC ku. Berikut isi dari file tersebut:

Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.

Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon.

Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum p erna h ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu.

Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan. Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku. Bagaimana aku dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjaku kepada majikan? pikir penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi.

Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, Kapan terakhir kamu mengasah kapak?

Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu. Saya sangat sibuk setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat tenaga, kata si penebang.

Nah, di sinilah masalahnya.. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya semakin menurun. Maka, sesibuk apa pun, kamu harus meluangkan waktu untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang sama dan hasil yang maksimal. Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan segera kembali bekerja! perintah sang majikan.

Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap terimakasih, si penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai mengasah kapak.

Xiu Xi Bu Shi Zou Deng Yu Chang De Lu Istirahat bukan berarti berhenti.

Er Shi Yao Zou Geng Chang De Lu Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi.

Sama seperti si penebang pohon, kita pun setiap hari, dari pagi hingga malam hari, seolah terjebak dalam rutinitas terpola. Sibuk, sibuk dan sibuk, sehingga seringkali melupakan sisi lain yang sama pentingnya, yaitu istirahat sejenak mengasah dan mengisi hal-hal baru untuk menambah pengetahuan, wawasan dan spiritual. Jika kita mampu mengatur ritme kegiatan seperti ini, pasti kehidupan kita akan menjadi dinamis, berwawasan dan selalu baru! (tono)

01 October 2010

Mulailah dari Sekarang (English Conversation)

Ini merupakan kebiasaan baru dan kebiasaan yang tak terduga karena timbul oleh motivasi untuk mencapai cita-cita. Walaupun cita-cita itu kadang terlalu berlebihan, hehe. Sejak lulus sekolah menengah atas dan sudah mengenal dunia pendidikan diperguruan tinggi tiba-tiba saja ada motivasi untuk menguasai bahasa internasional, yaitu bahasa inggris.

Bahasa inggris merupakan bahasa dunia yang harus dikuasai oleh setiap orang untuk berkomunikasi dengan warga negara asing di seluruh belahan dunia. Maka dari itulah motivasi tersebut lahir. Yah, minimal bisa cas-cis-cus seperti native language.

Berbagai cara aku lakukan seperti membuat flash card yang isinya ada 5 kata/phrase dalam bahasa inggris kemudian di balik kertas tersebut tercantum arti dari tulisan tersebut. Alternatif ke-2 yaitu sering mendengarkan lagu-lagu berbahasa inggris dan nonton film-film dalam bahasa inggris. Cara ini juga ampuh untuk melatih speaking atau pengucapan-pengucapannya. Untuk film-film berbahasa inggris sebenarnya sudah menjadi kebiasaan ku waktu masih kecil. Bahkan aku sering menirukan ucapan-ucapan yang mereka lontarkan walaupun pada waktu itu aku tidak tahu sama sekali apa artinya dan benar atau salahnya. hehehe.

Ada cara yang lebih effektif untuk melatih kemampuan bahasa inggris kita. Menerut para ahli bahasa bahwa bahasa itu adalah skill atau keterampilan. Jadi ketermapilan bisa kita wujudkan dengan latihan dan kerja keras. Cara yang paling effektif agar bisa ngomong bahasa asing tersebut adalah dengan cara kita berada dilingkungan yang memakai bahasa yang ingin kita kuasai. Tidak harus pergi ke Luar Negeri untuk menemukan suasana atau lingkungan yang sesuai. Contoh sederhada adalah dengan cara membiasakan untuk berbicara bahasa asing kepada diri kita sendiri, lebih baik jika kita punya teman yang satu tujuan. Kita bisa mempraktikkannya secara langsung. Syaratnya harus PeDe.

Alternatif lain kita bisa masuk ke english club conversation atau komunitas bahasa inggris yang ada di sekitar kita. Cara lainnya adalah dengan mengikuti kursus bahasa inggris yang memberikan garansi hingga kita mampu berbahasa inggris.

Sebenarnya aku juga masih dalam proses pembelajaran, seperti diatas yang sudah aku sebutkan, berbagai cara aku tempuh untuk meningkatkan bahasa inggris ku. Termasuk mendaftarkan diri sebagai learner dalam sebuah lembaga kursus bahasa inggris yang berpusat di Denpasar tapi belajarnya everywhere dan everytime, pokoknya fleksibel lah.

25 July 2010

Bangun Pagi Itu Sehat Lho

Banyak orang sering kali menganggap bangun pagi sebagai sebuah hal yang sulit untuk dilakukan, bahkan banyak juga yang memang sengaja tidak melakukannya terutama saat liburan. Padahal kalau saja disadari, sebenarnya kebiasaan bangun pagi akan memberikan berbagai dampak positif bagi tubuh seseorang.

Mengapa? Dengan bangun pagi, tekanan darah yang terjadi saat tidur bisa lekas mengalir normal karena gerak tubuh. Bahkan, secara medis, bangun pagi juga dapat mengurangi kecenderungan terserang penyakit kardiovaskular atau gangguan jantung dan pembuluh darah. Bangun pagi sangat baik karena udaranya masih jernih, tidak terkena polusi. Bahkan, kualitas oksigen sangat bagus karena baru terjadi perputaran dari tumbuhan ke manusia.

Tidak hanya dari sisi medis, dalam hal lain pun, kita dapat melihat dampak positif dari bangun pagi. Mari melihat para tokoh bangsa yang berhasil sukses dalam hidupnya. Kebanyakan dari mereka rata-rata menerapkan kedisiplinan dalam kehidupannya, termasuk dalam hal beranjak tidur maupun saat bangun tidur. Bangun lebih pagi merupakan saat yang tepat untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan peningkatan kecerdasan otak. Membaca buku misalnya, bila dilakukan pada pagi hari, otak akan lebih mudah menyerap materi.

Bukan hanya itu, ternyata bangun pada pagi hari juga dapat menyegarkan metabolisme tubuh dan menyehatkan mental. Bahkan , akhir-akhir ini bangun pagi telah diterapkan sebagai salah satu alternative untuk meningkatkan daya tahan tubuh bagi penderita Acquired Immune Deficiency Syndrom (AIDS). Ilmuan dari Jerman, Dr. Alexander Browis, bahkan menjadikannya sebagai terapi terbaru untuk menguatkan tubuh para pasien penderita AIDS.

Melihat berbagai menfaat yang ada, mengapa masih saja banyak orang yang malas untuk bangun pagi? Ternyata cukup banyak penyebabnya, yang utama adalah masalah rutinitas pekerjaan yang dilakukan hingga larut malam. Karena itu, ada hal penting yang harus Anda ketahui terlebih dahulu. Secara alami, jam tidur setiap manusia, maulai dari Balita hingga Dewasa akan mengalami perubahan. Biasanya, balita akan tidur dalam waktu 18 jam setiap hari. Kemudian, usia 2-3 tahun berkurang menjadi 12 jam. Anak usia sekolah SD/SMP membutuhkan tidur selama 10-12 jam, sedangkan usia SMA membutuhkan tidur selama 8 jam. Kemudian, untuk kalangan orang tua di atas 50 tahun hanya membutuhkan tidur selama 4 jam.

Nah, saat ini, Anda termasuk ke dalam kategori usia yang mana? Tinggal Anda sesuaikan dengan rutinitas Anda, dan anda pun bisa menikmati nikmatnya bangun pagi. Tidak sulit bukan? Lagi pula bangun pagi itu sehat kok.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More