Kuin Floating Market - Banjarmasin

Banjarmasin is one of two floating markets in this planet. To experience Banjarmasin you must take to the river, either by “klotok“ (river bus), or a speedboat for longer trips.

Rumpiang Bridge

Rumpiang is a small village in the Barito riverside. But, now Rumpiang is also a name for a big size bridge with 753 m length accross the Barito river. The bridge constructed to shortcut an access from Banjarmasin to Muarabahan.

Me and My Cats

I had many of cats in my home town. I grew up them cuz they were my lovely pets.

The Real World

I am The Captain of an oil tanker that travels through your veins, when you are lying half asleep in your room, unaware if it is midnight or afternoon.

Fire and Ice Collide

Reality is a lovely place but I wouldn't want to live there. From green belt balcony, the wildfires look so pretty. To the ruby redwood tree, and to the velvet climbing ivy, panited all mahogany, I'd never leave if it were up to me

Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

10 January 2012

New Vega R


Air Brush Grafis

24 December 2011

Template Tugas Sistem Ekonomi


Hallo teman-teman...
Sudah tahukah kalian tugas yang dikasih oleh Ibu Muzdalifah dalam mata kuliah Sistem Ekonomi kemarin?. Mungkin masih ada dari teman-teman sekalian yang belum terlalu paham dengan tugas tersebut.

Begini teman-teman, kita disuruh mencari Sistem Ekonomi yang pernah dianut oleh negara tercinta kita ini. kemudian kita masukkan dalam tabel dan disusun rapi.

Oh iya, tadi sekitar jam 08.42am saya menerima SMS dari teman kita yang bernama Ahmad Yarnie, beliau ingin request Format Tugas tersebut. Dengan senang hati format tabelnya saya sediakan di postingan ini.

Silakan mendownloadnya di sini.

Terima kasih buat sdr. Yarnie yang sudah request. Jangan lupa kasih tahu teman-teman yang lainnya juga yaa... biar pengunjung blog saya ini semakin rame. hehehe

16 December 2011

Contoh Proposal Skripsi


Perkembangan dunia komputer sekarang ini sungguh mengalami kemajuan yang sangat pesat. Komputer merupakan bagian yang sangat penting untuk membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaan sehingga komputer sebagai sarana pendukung, mempermudah proses pengolahan data-data untuk menjadi salah suatu informasi. Dengan perkembangan yang cepat, makin lama makin canggih menuntut semua Instantsi baik Pemerintah maupun Swasta untuk menggunakan komputer sebagai fasilitas yang dapat menunjang kerja yang cepat, efisien dan efektif.

Berikut adalah contoh proposal skirpsi untuk jurusan Sistem Informasi STMIK Banjarmasin.

Download Proposal di sini

08 December 2011

Sebelas Langkah Persiapan Belajar

Dalam buku yang saya baca, yang berjudul “Yes, Aku Bisa!” buku ini menjelaskan tentang bagaimana cara mengalahkan titik kelemahan yang kita miliki agar kita menjadi orang yang sukses. Buku ini juga menjelaskan tentang bagaimana car a meraih kesuksesan di dunia akademis.

Ada sebelas langkah yang dapat dipersiapkan sebelum kita belajar, yaitu adalah:
  1. Murnikan niat. Jadikan menuntut ilmu sebagai ibadah.
  2. Selalu ingat bahwa anugerah berasal dari Allah dan sebab-sebabnya berasal manusia.
  3. Hilangkanlah kata “akan” dari hidup anda, dan jangan menunda-nunda.
  4. Waspadalah dengan sugesti-sugesti yang negative, seperti, “aku gagal”, atau, “pelajaran yang sulit”.Daftar Bernomor
  5. Percayalah dengan anugerah Allah dan lakukanlah hal-hal yang dapat mendatangkan anugerah-Nya.
  6. Percayalah tentang pentingnya ilmu dan mempelajarinya.
  7. Waspadalah dengan teman yang kurang baik dan membuang-buang waktu.
  8. Aturlah buku tulis dan belajar anda.
  9. Kerjakan pekerjaan rumah dan ulagilah setiap hari.
  10. Makanlah makanan yang sehat, dan jauhi makanan instant.
  11. Jangan pernah belajar di saat merasa lelah.

Keranjang Belanja Mempengaruhi Pengeluaran Saat Belanja

Menurut pengalaman pribadi saya, saat kita berbelanja di Supermarket tanpa membawa daftar belanja dan tanpa perencanaan untuk memastikan barang apa saja yang akan dibeli, maka kita akan sangat kacau dalam berbelanja. Bisa-bisa melebihi budget yang sudah kita tetapkan.

Tahukah kamu, ternyata ketika kita melakukan praktik belanja seperti di atas, ada beberapa hal yang mempengaruhi pengeluaran saat belanja di Supermarket. Salah satunya adalah berbelanja tanpa keranjang belanja yang disediakan dan pakai keranjang belanja. Dari kedua cara ini yang lebih berpotensi menghabiskan budget kita adalah belanja dengan menggunakan keranjang belanja.

Mengapa demikian? Sesuai pengalaman pribadi saya, saat saya belanja tanpa keranjang belanja saya hanya menghabiskan uang sekitar Rp 20.000,- s.d. Rp 30.000,- saja. Tapi ketika saya mencoba pakai keranjang belanja untuk menampung barang-barang belanjaan saya, saat mau bayar ternyata tanpa disadari total yang harus saya bayar di kasir adalah lebih dari Rp 50.000,-.

Menurut saya ini disebabkan karena beberapa faktor, yang pertama adalah karena tidak membuat daftar belanja, sedangkan yang kedua adalah karena saat kita memakai keranjang belanja maka daya tampung barang belanja bisa lebih besar tanpa kita sadari. Lain halnya ketika kita mengadalkan tangan saja untuk membawa barang belanjaan, semakin banyak barang yang kita beli semakin terasa berat pula membawanya.

06 December 2011

Sistem Ekonomi: Kapitalisme, Sejarah, dan Perkembangannya

Kepada teman-teman yang mengambil mata kuliah Sistem Ekonomi, di sini saya upload bahan mata kuliah Sistem Ekonomi yang disampaikan Bapak Syahrituah pada tanggal 5 Desember 2011 kemarin. Untuk memudahkan pendistribusian bahan kuliah tersebut, sekarang sudah bisa di download di sini.
atau klik link berikut ini:
http://www.ziddu.com/download/17712387/sistemeko-Kapitalisme.ppt.html

04 December 2011

Keluarga Kaya v.s Keluarga Miskin

Pada saat orang-orang di pelbagai penjuru dunia bangun setiap pagi untuk menyongsong hari yang baru, masing-masing dari mereka melakukannya dalam kondisi yang sangat berlainan. Sebagian hidup di rumah yang indah dan nyaman dengan sekian kamar berukuran luas, plus aneka perlengkapannya. Mereka memiliki persediaan pangan yang lebih dari cukup, pakaian yang serba bagus, kondisi kesehatan yang prima, dan kondisi keuangan yang serba berkecukupan. Sebagian lainnya, yang berjumlah lebih dari separuh penduduk dunia yang kini mencapai sekitar 6,4 miliar jiwa, nasibnya jauh kurang beruntung karena sehari-harinya harus hidup dalam kondisi serba kekurangan.

Sebagai ilustrasi, mari kita bayangkan keadaan pada sabtu malam dari kedua keluarga tersebut tatkala masing-masing tengah menyiapkan makan malam. Di rumah bertingkat (apartemen) yang mewah milik si keluarga kaya, seorang pembantu rumah tangga berseragam rapi sedang menyiapkan aneka rupa makanan di atas piring-piring mahal buatan Cina, sendok-garpu berkualitas tinggi dari perak, dan meja yang beralaskan taplak linen. Telur ikan atau kaviar kelas satu dari Rusia, hors d’oeuvres dari Perancis, dan anggur dari Italia merupakan menu pertama dari serangkaian hidangan yang akan disajikan. Anak laki-laki tertua keluarga tersebut, yang bersekolah di sebuah universitas terkemuka di Amerika Utara, dan dua orang adiknya yang masing-masing bersekolah di Perancis dan Swiss, tengah pulang berlibur di rumah. Sang ayah adalah seorang ahli bedah terkemuka lulusan Amerika Serikat yang hanya menerima orang-orang kaya setempat, usahawan, dan orang-orang terhorma dari luar negeri sebagai pasien. Sebagai usaha sampingan, ia memiliki sejumlah tanah di daerah pinggiran. Libur tahunan biasanya mereka gunakan untuk berpesiar ke luar negeri, kendaraan mereka adalah mobil-mobil impor mewah, dan mereka sekeluarga hanya mau menikmati makanan serta pakaian yang terbaik. Semua itu adalah untaian kenikmatan hidup yang sudah terhitung biasa bagi keluarga yang beruntung ini.

Lantas bagaimana dengan keluarga miskin yang hidup di pemukiman kumuh di sisi perbukitan? Mereka sekeluarga juga dapat dapat melihat laut, tetapi tidak berarti mereka juga dapat menikmati keindahan pemandangan atau ketenangan suasananya. Bau busuk dari saluran pembangunan limbah rumah tangga yang terbuka di sebelah gubuk sama sekali tidak memungkinkan mereka menikmati keindahan laut dan kesegaran terpaan anginnya. Saat makan malam tiba, tidak ada piring-piring berisi makanan yang sedang dipersiapkan; bahkan, pada kenyataannya tidak ada yang pantas disebut makan malam di situ, karena yang terlihat hanya serpihan-serpihan roti basi. Kebanyakan 4 dari anak-anak mereka memanfaatkan waktunya dengan mengemis di jalanan, menjadi tukang semir sepatu, atau bahkan kaang-kadang mencoba untuk mencuri dari orang-orang yang lengah di sepanjang jalan raya. Sang ayah pindah ke kota dari sebuah desa di daerah pedalaman beberapa tahun yang lalu, lantas disusul oleh anggota-anggota keluarga lainnya. Selama beberapa tahun terakhir ini ia tidak memiliki pekerjaan tetap. Jumlah penghasilan keluarga tersebut tidak lebih dari $800 setahun. Anak-anak mereka sering kali tidak masuk sekolah karena mereka harus membantu menambah penghasilan orang tua dengan cara apa saja yang dapat mereka lakukan. Kadang-kadang anak perempuan tertua, yang tinggal di pusa kota dengan kawan-kawannya, mempunyai uang dalam jumlah lumayan – meskipun tidak ada seorangpun yang pernah mencoba menanyakan dari mana dan bagaimana caranya ia mendapatkan uang itu.

Sebagai manusia yang punya hati nurani, kita pasti langsung gusar dan tersentuh oleh gambaran pola hidup yang demikian kontras antara kedua keluarga tersebut. Namun, kalau kita melihat keadaan di hampir semua kota besar di Amerika Latin, Asia, dan Afrika, kita akan memperoleh kekontrasan dan gambaran pahit yang sama (meskipun jurang ketidakmerataan pendapatan di masing-masing kawasan tidaklah sama).

01 December 2011

Desember, Saatnya Evaluasi

Tak terasa sudah memasuki bulan terakhir di tahun 2011 dimana sebentar lagi kita akan menyambut tahun baru 2012. Tepatnya sekiktar 30 hari lagi kita akan melangkah dan meninggalkan tahun 2011 ini.

Satu bulan ini saya berencana ingin membuat perencanaan-perencanaan untuk tahun yang akan datang. Ya, kita memiliki satu bulan penuh untuk membuat rencana-rencana dan harapan-harapan apa yang ingin kita capai di tahun 2012. Tak lupa pula untuk mengevaluasi program-program apa saja yang telah dilakukan di tahun telah lalu.

Sambil ditemani secangkir kopi, saya akan mengevaluasi blog saya ini dalam postingan hari ini.

Akhir-akhir ini saya lebih banyak menulis tentang pengalaman pribadi yang bersifat tertutup dan sama sekali tidak menarik untuk dibaca oleh orang lain. Mungkin hanya orang-orang tertentu saja yang suka membacanya, itupun terpaksa :D

Sebagian dari postingan yang lama juga banyak yang bukan murni dari saya atau hasil copy paste dari sumber lain, tapi asalkan tidak melupakan untuk mencantumkan sumbernya, ya sah-sah saja sih. Tapi akan lebih bagusnya jika blog itu ditulis berdasarkan apa yang ada dipikiran kita dan murni hasil dari buah pikiran kita.

Jadi, kedepannya saya harus mengubah gaya tulisan dan membuat tulisan itu lebih terbuka dengan mengikut sertakan peran lingkungan di sekitar saya. Jangan hanya pengalaman pribadi yang bersifat tertutup.

30 November 2011

Rahasia Kehidupan yang Tak Perlu Diketahui Orang

Dunia maya menyimpan seribu rahasia, seribu kenangan manis dan pahit, dan seribu pengalaman dari yang biasa hingga pengalaman yang luar biasa dalam hidup saya. Tapi semua itu tak pernah ada yang tahu dan memang saya rahasiakan ke orang-orang karena terlalu berat untuk dibicarakan.

Mungkin karena saya tergolong orang yang tertutup. Saya memiliki kepribadian Introvert dimana jenis kepribadian yang bersifat tertutup, berorientasi kepada diri sendiri, dan sulit menyampaikan kehendak. Kadang orang tak mengerti apa yang ingin saya sampaikan dan informasi yang seharusnya begini bisa berubah jadi begitu dipenafsiran orang lain.

Berawal dari dunia maya saya berani melakukan sesuatu yang dulunya saya sama sekali tidak berani. bahkan hingga sekarang saya masih merasa terjebak dan terkurung dalam kehidupan dunia maya.

Dunia maya sudah seperti kehidupan dunia nyata. Tapi semua itu lengkap saya rasa. Karena kedua sisi kehidupan hadir di sana. Yaitu sisi positif dan sisi negatif. Jadi yang harus saya perhatikan adalah filter informasi atau segala apa-apa yang masuk harus bisa dipilih yang positifnya saja sedangkan yang negatif mulai ditinggalkan.

Semoga suatu saat saya bisa keluar dari pengaruh burukanya tapi tetap pada pengaruh baiknya. Karena bagaimanapun bahwa internet merupakan salah satu fasilitas.

29 November 2011

Bikin Teh tak Semudah Bikin Kopi

Pagi itu saya bangun agak telat. Hujan dipagi hari membuat malas untuk bangun dari tempat tidur. Hingga cahaya pagi masuk melewati jendela tak berpintu yang hanya dipasang kaca.

Saya buka laci tempat penyimpanan makanan dan di sana ada beberapa makanan yang tadi malam saya beli dari Supermarket. Pagi ini rasanya saya pengin minum teh. Akhirnya saya ambil satu kotak teh persegi dan membukanya. Ternyata isinya bukan teh celup melainkan teh serbuk yang harus menggunakan saringan jika ingin membuatnya.

Oh tidak, saya kan tak punya saringan teh. Maklum, anak kos'an :D. Bagaimana caranya agar pagi ini saya tetap bisa minum teh? Sejenak saya merenung dan timbul lah ide pertama yaitu dengan cara menuangkan serbuk itu ke dalam gelas dan menambahkan air panas kemudian airnya dituang ke gelas lain. Ternyata hasilnya malah ampas-ampas teh tersebut melayang-layang dalam air dan tidak mengendap di dasar gelas. Jika dituang maka ampasnya juga ikut masuk ke dalam gelas yang satunya.

Tak sampai disana, ide ke dua pun muncul dari kepala saya. Saya ambil satu helai tissue kemudian saya jadikan sebagai pengganti saringan dan meletakkanya di atas gelas seakan-akan seperti saringan. Setelah itu menuangkan campuran teh yang bercampur ampas tadi. Setengah gelas telah masuk ke dalam gelas yang disaring, tapi setelah gelas itu sudah hampir penuh tiba-tiba tissue penyaringnya sobek dan ampas yang tersaringpun ikut masuk ke dalam gelas teh jernih hasil saringan tadi.

Huft..., ribet banget mau minum teh... Akhirnya saya mencari alternatif lain yaitu minum kopi. Untung ada kopi sachet, walaupun bukan kopi instant tapi setidaknya bikinnya lebih praktis. Tinggal sobek bungkusnya, tuang ke dalam gelas, tambahkan gula dan susu secukupnya, campur air panas... Jadi deh.

Jadi kesimpulannya, jika kita ingin melakukan sesuatu, lakukanlah sesuai dengan kemampuan kita. Karena kemauan dan kemampuan harus seimbang agar hasilnya lebih sesuai dengan yang diinginkan.

24 November 2011

Pendidikan, Penting atau Tidak Penting [part 2]

Menepati janji saya untuk menulis kelanjutan dari yang kemarin, karena kemarin memang sedang tergesa-gesa dan ide itu timbul saat yang tidak tepat. Jadi daripada idenya hilang mending saya tulis aja seadanya. Hehe

Baiklah, dari ke dua pandangan orang-orang terhadap pendidikan di sini saya menyimpulakan bahwa pendidikan itu penting, memang bidang pendidikan ada banyak dan semuanya itu penting. Tapi kebanyakan orang memandang pendidikan adalah hanya melihat dari Ijazahnya. Padahal orang yang memiliki ijazah belum tentu berpendidikan. Mungkin okelah disebut orang terdidik, tapi belum tentu pendidikan yang dimilikinya tersebut bagus.

Orang yang memiliki pendidikan bagus itu hanya bisa dilihat dari sikapnya terhadap lingkungan bukan dari ijazah terakhirnya. Kemudian yang perlu ditanyakan mengapa masih ada orang yang menganggap bahwa pendidikan itu tidak penting?

Inilah uniknya, mungkin kita bisa tinjau dari tujuan utamanya terhadap pendidikan. Apakah dia sekolah hanya untuk mendapatkan ijazah dan gelar agar bisa dijual di dunia kerja atau memang benar-benar ingin memanfaatkan ilmu yang didapatkannya.

Disinilah kaitanya antara pendidikan dengan dunia kerja. Karena suatu peraturan dan persyaratan yang diberlakukan hampir disetiap negara akhirnya ijazah berfungsi menjadi tiket masuk ke dalam dunia kerja.

Jadi ketika orang-orang yang mengandalkan ijazah ini sebagai tiket masuk gagal karena terlalu penuh lapangan pekerjaan, akhirnya mereka menganggap bahwa pendidikan itu tidak penting. Mereka juga rela mengobral ijazah mereka dengan cara kerja apa saja yang penting bisa bertahan hidup. Contohnya, seorang sarjana IT bekerja pada pendistribusian makanan padahal seharusnya dia menjadi seorang programmer yang handal. Seorang sarjana pendidikan bekerja di perbankan, seharusnya dia mengajar para murid di dalam kelas.

Ijazah yang mereka miliki menjadi tak berarti, ilmu yang didapatkan pun kadang dilupakan. Yang paling utama adalah bisa mengahasilkan uang untuk tetap bertahan hidup.

23 November 2011

Pendidikan, Penting atau Tidak Penting [part 1]

penting atau tidak penting, tujuan utama manusia dalam kehidupan adalah untuk bertahan hidup dengan cara mencari nafkah atau bekerja. Begitu dia menyelesaikan studinya, maka otomatis dia akan mencari kerja dan berusaha agar bisa mendapatkan imbalan yang cukup.

Bagaimanakah peran pendidikan dalam kehidupan kita? Ada dua cara manusia memandang pendidikan. Pertama adalah bahwa pendidikan itu penting, sedangkan yang kedua menganggap pendidikan itu tidak penting.

Nah, jadi bingungkan mengapa masih ada orang yang beranggapan bahwa pendidikan itu tidak begitu penting.

Nanti kita bahas lebih detail dalam postingan saya berikutnya...
Soalnya hujan sudah mulai reda ni, dari tadi nunggu hujan reda masalahnya. Maklum, saya ketiknya lewat handphone yang low end, keypadnya pun masih abc (bukan qwerty) ditemani dengan secangkir teh hangat di warung pinggiran jalan raya perbatasan antara kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tapin sambil berteduh.

Ya udah kalo begitu, saya meneruskan perjalanan dulu yaa...

21 November 2011

Get Well Soon!!

Ketika semua orang asyik nonton bareng final SEA GAMES 2011, saya hanya memikirkan besok harus bisa berangkat pagi-pagi untuk pulang ke kampung halaman. Jadi, malam ini saya harus tidur lebih awal dari biasanya.

Penyakit batuk yang telah lama ku derita tidak juga sembuh, malah tambah parah. Sudah beberapa kali teman menyuruh saya untuk cek ke dokter. Kadang saya jadi malu menjawabnya.

Selamat bobok...
Get well soon!!

16 November 2011

Ketika Sedang Online


Satu jam terasa seperti satu menit, itulah fenomena saat ini yang sedang terjadi pada seseorang yang telah kecanduan akan dunia online alias gila internet. Hampir semuanya dapat dilakukan tanpa harus beranjak dari tempat duduk.

Sebagaimana kehidupan di dunia nyata, ternyata di dunia mayapun juga banyak godaan-godaan yang sangat merugikan pengguna internet. Khususnya kerugian waktu dan uang.ini terjadi pada orang-orang yang tidak dapat menggunakan internet sesuai kebutuhan atau berada di luar jalur tata tertib dunia cyber.

Biasanya orang seperti itu banyak mengahbiskan waktunya di depan komputer yang terhubung internet hanya untuk hiburan seperti main game, chatting, social networking, dan lain-lain. Semua aktifitas seperti itu membuat kita lupa waktu. Aktifitas-aktifitas yang kita sukai memang benar-benar membuat waktu berlari cepat tanpa kita sadari.

Jika kamu salah satu korban dari pengaruh buruk dunia online yang merugikan ini sebaiknya kamu mulai berusaha membatasi diri untuk terhubung ke dunia cyber tersebut. Masih banyak kegiatan lain yang lebih menarik dan tentunya lebih bermanfaat buat hidup kamu di dunia nyata.

Jadikanlah internet sebagai sarana edukasi agara kamu jadi lebih smart dan orang yang tidak ketinggalan informasi mengenai hal-hal positif.

Blog Gado-gado

Isi atau konten blog yang bagus itu adalah memiliki khas yang berbeda atau menunjukan pada salah satu bidang tulisan dan menonjolkan tulisan tersebut. Misalnya blog tentang ekonomi, maka semua isinya berhubungan dengan ekonomi. Isi mengenai ekonomi inilah yang menjadi ciri khas dari blog tersebut.

Nah, bagaimana dengan blog saya ini?

Mungkin bisa dibilang campur aduk, isinya tidak karuan dan tidak menentu. Bahkan waktu updatenya pun kadang-kadang saja. Jadi saya lebih suka menyebut blog saya ini sebagai blog gado-gado :D

Sebenarnya jika kita teliti lagi ada kok differensiasinya, yaitu isi yang campur aduk dan berantakan. Ini merupakan ciri khas dari blog saya, tapi kadang-kadang pengin juga memiliki blog yang bagus. Yang menjadi kendala utama adalah rasa MALAS untuk menulis sesuatu.

Padahal jika kita meluangkan waktu sejenak untuk menuangkan apa yang ingin dipublikasikan pasti bisa. Walaupun pada awalnya memang terasa berat, tapi setelah terbiasa maka akan menjadi lebih ringan dan bukanlah sebuah beban.

Sayapun harus berlatih menulis dan membuat tulisan tersebut bermanfaat bagi orang yang membacanya. Semoga tulisan-tulisan yang akan saya buat kedepannya bukanlah Junk Article alias tulisan sampah yang kalo orang baca hanya buang-buang waktu.

Saya juga berharap suatu saat nanti tulisan saya bukan hanya beredar di dunia maya tetapi di dunia nyata.

21 October 2011

Belajar Bikin Sebuah Teori

Kadang saya berfikir bagaimana Indonesia kedepannya. Ada perasaan khawatir dan takut dengan masa depan negeri ini yang selalu terus-menerus dikeruk sumber daya alamnya.

Negeri kita memang kaya akan sumber daya alam. Tapi ironisnya, rata-rata rakyatnya miskin. Kemana sebenarnya sumber daya alam yang kita miliki?

Sumber daya alam itu terbatas, jika terus-terusan digali, maka suatu saat nanti pasti akan habis. Contohnya seperti tambang batu bara. Bukan hanya akan habis tapi juga menimbulkan dampak lingkungan.

Dalam situasi dan kondisi seperti itu, saya bersikap optimis saja bahwa kedepannya Indonesia akan bisa lebih maju. Walaupun sumber daya alam kita selalu dikuras oleh pihak asing hingga akhirnya habis.

Mengapa demikian?

Karena bangsa kita ini akan bisa berfikir dalam kondisi yang tergesa-gesa atau kepepet. Karena sumber daya alam yang melimpah, akhirnya menjadikan bangsa ini malas dan tidak mau berkreasi dengan kreatif dan inovatif.

Jika suatu saat nanti sumber daya alam ini sudah habis, maka negeri ini akan benar-benar kekurangan dan akhirnya secara otomatis bangsa ini akan mencari solusi untuk mengatasi masalah ini untuk mempertahankan hidup rakyatnya.

Dalam kondisi seperti inilah pemerintah akan terpancing untuk berfikir bagaimana caranya untuk mensejahterakan semua warga negara sehingga setelah itu tercapai maka pertumbuhan pun secara otomatis akan meningkat.

02 October 2011

Kehidupan di Dunia Maya


Sepertinya saya ini sudah benar-benar gila ya? Saya sudah kecanduan dengan dunia maya. Begitu banyak waktu yang saya habiskan untuk hiburan di dunia maya.

Dunia maya memang sangat menarik dan itu semua membuat kita betah berlama-lama berada di sana hingga tidak ingat dengan waktu. Waktu yang seharusnya kita isi dengan kegiatan yang mendatangkan manfaat habis begitu saja terkuras tanpa kita sadari.

Betapa ruginya waktu yang selama ini saya lalui tanpa membuahkan manfaat. Saya akui bahwa penyesalan itu selalu datang diakhir-akhir cerita.

Sekarang yang harus saya lakukan adalah mengurangi porsi waktu untuk kegiatan di dunia maya. Pikirkanlah bahwa dunia nyata lebih real dan pastinya lebih seru. Karena itu kenyataan.

Jadi saya berpendapat bahwa dunia maya adalah mimpi sedangkan dunia nyata adalah kenyataan.

Berawal dari sebuah mimpi, semuanya akan bisa di buat nyata selama kita masih mau mengejar mimpi tersebut.

20 September 2011

Siapakah Manusia?Siapakah Manusia?

Manusia dengan segudang potensi hidupnya, sungguh layak menjadi pemimpin di muka bumi karena Tuhan sudah membekali dirinya untuk memimpin, sekaligus mengatur dunia ini dengan seperangkat sistem yang paripurna.

Hanya, tidak semua manusia paham akan karakteristik yang dikaruniakan Tuhan ini, baik karena kebodohannya, sikap tidak pedulinya, maupun pembangkangannya terhadapa risalah-Nya. Oleh karena itu, selayaknya kita jangan sampai kehilangan sisi manusiawi, jati diri, hingga hakikat diciptakannya manusia di atas bumi ini.

17 September 2011

Dua Sisi Kehidupan

Baik dan buruk merupakan dua pilihan dalam kehidupan. Keduanya selalu datang bergantian, tak mungkin datang secara bersamaan. Tapi, itu hanyalah sebuah pilihan dan kitalah yang menetukan pilihan tersebut.

Dalam hidup, kita selalu melakukan aktifitas-aktifitas baik aktifitas yang buruk maupun aktifitas yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Dari kegiatan-kegiatan itu, kita disuruh memilih apakah ingin melakukan hal yang buruk atau hal yang baik.

Apabila kita melakukan hal yang baik, maka hal yang buruk akan terhindar dari kita. Tapi sebaliknya, apabila kita melakukan hal yang buruk, maka sesuatu hal yang baik tidak akan bisa kerjakan. Maksudnya, apabila kita melakukan sesuatu yang bermanfaat maka sesuatu yang sia-sia tidak akan menyentuh kita. Jika kita melakukan hal yang tidak ada manfaatnya, kita akan melewatkan hal-hal yang bermanfaat.

Jadi, isilah waktu kita dengan sesuatu yang bermanfaat sehingga waktu tidak terbuang dengan sia-sia. Inilah dua sisi kehidupan yang harus kita renungkan. Masih banyak pilihan-pilihan lain tapi pada dasarnya baik dan buruk merupakan inti dari semuanya.

13 September 2011

Merencanakan Tujuan Hidup


Suatu perencanaan itu sangat penting. Hal yang direncanakan saja belum tentu berjalan sesuai dengan rencana apalagi hal yang belum
direncanakan. Setidaknya kita tahu kemana harus melangkah dan apa yang
harus disiapkan sebelum mengambil langkah tersebut.

Di sini saya mencoba membuat perencanaan masa depan saya yang saya rumuskan dalam sebuah buku sederhana. Selain menetapkan terget saya
kedepannya, saya juga membuat laporan financial dan persiapan untuk
menghadapi masa depan.

Bahkan peta kehidupan tergambar di dalam buku tersebut mulai dari masa
salu saya hingga impian dan cita-cita saya. Kita tahu bahwa jalan hidup
itu sudah ditentukan, tapi tak ada salahnya kita juga membuatnya agar
hidup kita lebih terarah dan ada suatu hal yang ingin kita capai atau
tuju.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More