Kuin Floating Market - Banjarmasin

Banjarmasin is one of two floating markets in this planet. To experience Banjarmasin you must take to the river, either by “klotok“ (river bus), or a speedboat for longer trips.

Rumpiang Bridge

Rumpiang is a small village in the Barito riverside. But, now Rumpiang is also a name for a big size bridge with 753 m length accross the Barito river. The bridge constructed to shortcut an access from Banjarmasin to Muarabahan.

Me and My Cats

I had many of cats in my home town. I grew up them cuz they were my lovely pets.

The Real World

I am The Captain of an oil tanker that travels through your veins, when you are lying half asleep in your room, unaware if it is midnight or afternoon.

Fire and Ice Collide

Reality is a lovely place but I wouldn't want to live there. From green belt balcony, the wildfires look so pretty. To the ruby redwood tree, and to the velvet climbing ivy, panited all mahogany, I'd never leave if it were up to me

Showing posts with label Warna-warni Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Warna-warni Kehidupan. Show all posts

01 December 2011

Desember, Saatnya Evaluasi

Tak terasa sudah memasuki bulan terakhir di tahun 2011 dimana sebentar lagi kita akan menyambut tahun baru 2012. Tepatnya sekiktar 30 hari lagi kita akan melangkah dan meninggalkan tahun 2011 ini.

Satu bulan ini saya berencana ingin membuat perencanaan-perencanaan untuk tahun yang akan datang. Ya, kita memiliki satu bulan penuh untuk membuat rencana-rencana dan harapan-harapan apa yang ingin kita capai di tahun 2012. Tak lupa pula untuk mengevaluasi program-program apa saja yang telah dilakukan di tahun telah lalu.

Sambil ditemani secangkir kopi, saya akan mengevaluasi blog saya ini dalam postingan hari ini.

Akhir-akhir ini saya lebih banyak menulis tentang pengalaman pribadi yang bersifat tertutup dan sama sekali tidak menarik untuk dibaca oleh orang lain. Mungkin hanya orang-orang tertentu saja yang suka membacanya, itupun terpaksa :D

Sebagian dari postingan yang lama juga banyak yang bukan murni dari saya atau hasil copy paste dari sumber lain, tapi asalkan tidak melupakan untuk mencantumkan sumbernya, ya sah-sah saja sih. Tapi akan lebih bagusnya jika blog itu ditulis berdasarkan apa yang ada dipikiran kita dan murni hasil dari buah pikiran kita.

Jadi, kedepannya saya harus mengubah gaya tulisan dan membuat tulisan itu lebih terbuka dengan mengikut sertakan peran lingkungan di sekitar saya. Jangan hanya pengalaman pribadi yang bersifat tertutup.

30 November 2011

Rahasia Kehidupan yang Tak Perlu Diketahui Orang

Dunia maya menyimpan seribu rahasia, seribu kenangan manis dan pahit, dan seribu pengalaman dari yang biasa hingga pengalaman yang luar biasa dalam hidup saya. Tapi semua itu tak pernah ada yang tahu dan memang saya rahasiakan ke orang-orang karena terlalu berat untuk dibicarakan.

Mungkin karena saya tergolong orang yang tertutup. Saya memiliki kepribadian Introvert dimana jenis kepribadian yang bersifat tertutup, berorientasi kepada diri sendiri, dan sulit menyampaikan kehendak. Kadang orang tak mengerti apa yang ingin saya sampaikan dan informasi yang seharusnya begini bisa berubah jadi begitu dipenafsiran orang lain.

Berawal dari dunia maya saya berani melakukan sesuatu yang dulunya saya sama sekali tidak berani. bahkan hingga sekarang saya masih merasa terjebak dan terkurung dalam kehidupan dunia maya.

Dunia maya sudah seperti kehidupan dunia nyata. Tapi semua itu lengkap saya rasa. Karena kedua sisi kehidupan hadir di sana. Yaitu sisi positif dan sisi negatif. Jadi yang harus saya perhatikan adalah filter informasi atau segala apa-apa yang masuk harus bisa dipilih yang positifnya saja sedangkan yang negatif mulai ditinggalkan.

Semoga suatu saat saya bisa keluar dari pengaruh burukanya tapi tetap pada pengaruh baiknya. Karena bagaimanapun bahwa internet merupakan salah satu fasilitas.

29 November 2011

Bikin Teh tak Semudah Bikin Kopi

Pagi itu saya bangun agak telat. Hujan dipagi hari membuat malas untuk bangun dari tempat tidur. Hingga cahaya pagi masuk melewati jendela tak berpintu yang hanya dipasang kaca.

Saya buka laci tempat penyimpanan makanan dan di sana ada beberapa makanan yang tadi malam saya beli dari Supermarket. Pagi ini rasanya saya pengin minum teh. Akhirnya saya ambil satu kotak teh persegi dan membukanya. Ternyata isinya bukan teh celup melainkan teh serbuk yang harus menggunakan saringan jika ingin membuatnya.

Oh tidak, saya kan tak punya saringan teh. Maklum, anak kos'an :D. Bagaimana caranya agar pagi ini saya tetap bisa minum teh? Sejenak saya merenung dan timbul lah ide pertama yaitu dengan cara menuangkan serbuk itu ke dalam gelas dan menambahkan air panas kemudian airnya dituang ke gelas lain. Ternyata hasilnya malah ampas-ampas teh tersebut melayang-layang dalam air dan tidak mengendap di dasar gelas. Jika dituang maka ampasnya juga ikut masuk ke dalam gelas yang satunya.

Tak sampai disana, ide ke dua pun muncul dari kepala saya. Saya ambil satu helai tissue kemudian saya jadikan sebagai pengganti saringan dan meletakkanya di atas gelas seakan-akan seperti saringan. Setelah itu menuangkan campuran teh yang bercampur ampas tadi. Setengah gelas telah masuk ke dalam gelas yang disaring, tapi setelah gelas itu sudah hampir penuh tiba-tiba tissue penyaringnya sobek dan ampas yang tersaringpun ikut masuk ke dalam gelas teh jernih hasil saringan tadi.

Huft..., ribet banget mau minum teh... Akhirnya saya mencari alternatif lain yaitu minum kopi. Untung ada kopi sachet, walaupun bukan kopi instant tapi setidaknya bikinnya lebih praktis. Tinggal sobek bungkusnya, tuang ke dalam gelas, tambahkan gula dan susu secukupnya, campur air panas... Jadi deh.

Jadi kesimpulannya, jika kita ingin melakukan sesuatu, lakukanlah sesuai dengan kemampuan kita. Karena kemauan dan kemampuan harus seimbang agar hasilnya lebih sesuai dengan yang diinginkan.

08 April 2011

Tak Tahu Siapa Dirinya

Kadang untuk bisa mengenal seseorang lebih dalam itu agak sulti karena pemilu adaptasi dan pendekatan. Tapi bagaiman jika dengan dirinya sendiripun tidak kenal? Sungguh keterlaluan.

Peristiwa diatas memang sering terjadi didalam diri manusia yang tidak sempurna ini. Mungkin karena dia tidak mampu mendeteksi kekuatan apa yang dia miliki, kurangnya kepercayaan diri juga menjadi salahs atu penyebab penyakit tersebut.

Dia perlu perhatian lebih untuk bergerak, tidak cukup hanya dengan kata motivasi saja tapi dorongan-dorongan kuat yang akan mengantarkan kepada dirinya sebenarnya. Sehingga dia akan mampu mengenali siapa dirinya.

Tahap selanjutnya adalah dia harus memanfaatkan apa yang sduah dimilikinya dan terus belajar dari kekurangan-kekurangan yang dimilikinya dengan kata lain melengkapi apa yang seharusnya dimiliki dalam kehidupan ini untuk menuju ke suksesan.

21 November 2010

Kucing Juga Punya Rasa Malu


Hujan telah reda, aku keluar dari dalam rumah dan duduk di teras untuk menikmati udara dingin yang sejuk setelah hawa panas yang menyelimuti tidur siangku.

Hmmm… udaranya begitu menyegarkan untuk dihirup. Tiba-tiba ada seeokor kucing yang lagi sibuk mengeruk-ngeruk tanah. Sepertinya ada sesuatu yang ingin disimpannya ke dalam tanah.

Aku tersenyum melihat kelakuannya itu karena aku tahu apa yang akan dilakukannya setelah membuat galian tersebut. Biasanya kucing yang bikin lubang di tanah itu disebut sebagai kucing yang pengin buang hajat. Hehehe.

Setelah selesai menggali tanah kucing tersebut duduk layaknya manusia di toilet. Dan ternyata dugaanku tidak salah. Tapi, tiba-tiba matanya tidak sengaja menatap ke arahku yang lagi tersenyum-senyum melihat tingkah lakunya. Dia baru sadar bahwa ada yang memperhatikan aktifitasnya.

Dengan rasa malu akhirnya kucing itu meninggalkan lubang galiannya itu sambil jalan menunduk menatap tanah. Kasihan kucing tersebut tidak jadi buang hajat gara-gara aku.

Walaupun kucing tidak dikaruniai akal seperti manusia, dia juga punya hati dan perasaan. Ada banyak tingkah laku kucing yang bisa dicontoh oleh manusia, tentunya tingkah laku yang bernilai positif.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More